Berita Kampus

Delapan Mahasiswa UM Buton Mengikuti KKN Muhammadiyah Untuk Negeri VI di Kota Bengkulu

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah untuk Negeri yang disingkat dengan KKNMu Untuk Negeri pada tahun 2019 merupakan yang keenam kalinya dilaksanakan sejak tahun 2014 yang dilaksanakan di Lampung dengan Universitas Muhamadiyah Metro Lampung sebagai tuan rumah dan diikuti oleh 6 perguruan tinggi Muhammadiyah.

Pada tahun ini KKNMu Untuk Negeri VI, Universitas Muhammadiyah Bengkulu diberi amanah oleh Majelis Dikti & Litbang PP Muhammadiyah sebagai tuan rumah dan diiukuti sebanyak 574 mahasiswa dari 42 PTM/’Aisyi’yah se-Indonesia, termasuk Universitas Muhammadiyah Buton.

Sebanyak delapan orang mahasiswa UM Buton yang dipimpin dan dibimbing langsung oleh Hardin, S.P.,M.M. Ketua LPPM UM Buton ikut dalam kegiatan tersebut. “Kedelapan orang mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa terbaik hasil seleksi yang dilaksanakan di UM. Buton, untuk mengambil bagian dalam KKNMu untuk Negeri” Ucap Hardin. Pelaksanaan kegiatan ini selama kurang lebih dua bulan dimulai di bulan Juli September 2019. Seluruh peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan, baik yang dilaksanakan di tingkat perguruan tinggi masing-masing dan dilanjutkan pembekalan di tingkat nasional yang diselenggarakan di Auditorium Hasan Din Kampus 4 UM Bengkulu selama tiga hari.

“Hal ini dilakukan agar para mahasiswa peserta KKNMu Untuk Negeri VI yang memiliki persepsi dan pemahaman yang sama tentang ber KKN di Muhammadiyah dan dapat mengabdikan dirinya di masyarakat secara maksimal” ucap  Dr. Rina Ratih Sri Sudarjani, Panitia Pusat KKNMu untuk Negeri VI. Rina menambahkan “Jadi input, proses dan outputnya adalah yang terbaik dan dapat dipertanggungjawabkan, karena mahasiswa yang mengikuti KKNMu Untuk Negeri VI, tentunya memilki keterampilan secara khusus baik soft skill maupun hard skill yang semuanya akan ditularkan kepada masyarakat Kota Bengkulu sebagai daerah tujuan KKNMu Untuk Negeri Tahun 2019″

Dalam prosesnya diharapkan para peserta KKNMu Untuk Negeri VI benar-benar akan menjalankan program kerja selama di Kota Bengkulu sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Bengkulu sehingga ouputnya adalah masyarakatnya tempat dilaksanakannya kegiatan ini akan menjadi mandiri, dan mampu menghasilkan produk-produk inovasi melalui edukasi kepada masyarakat untuk menggairahkan perekonomian masyarakat terutama bagi usaha kecil dan menengah, agar berdaya saing dengan produk-produk yang telah ada. Juga diharapkan para peserta mahasiswa dapat berperan dalam memperkenalkan berbagai potensi wisata dan budaya daerahnya masing-masing, agar dapat dipromosikan sampai ke manca negara.

Prosesi pembukaan kegiatan KKNMu untuk Negeri VI di pusatkan di Kantor Walikota Bengkulu dan dihadiri unsur pemerintah Provinsi Bengkulu, Walikota Bengkulu, Rektor UM Bengkulu Dr. Sakroni, M.Pd, Ketua LPPM dari 42 PTM/A, panitia pusat dan panitia daerah serta penggurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Propinsi Bengkulu. Menurut Wakil Walikota Bengkulu “KKN adalah bentuk pengabdian mahasiswa ke masyarakat, program KKN-Mu ini kegiatan mahasiswa nantinya banyak berkaitan dengan pembangunan religiusitas masyarakat melalui gerakan memakmurkan masjid selain masalah pemberdayaan masyarakat. Tentunya ini sesuai dengan program Pemkot Bengkulu untuk memakmurkan masjid dalam rangka mewujudkan Kota Bengkulu Bahagia dan Religius. Harap Dedy.

Penarikan mahasiswa KKNMu Untuk Negeri VI dilaksanakan pada 11 September 2019 di Masjid At Taqwa Kota Bengkulu. Sebelum akhir pelaksanaan kegiatan, para Dosen Pembimbing Lapangan melakukan asesmen terhadap kegiatan expo mahasiwa yang diadakan di masing-masing Kecamatan lokasi KKNMu dengan menampilkan berbagai produk yang dihasilkan bersama masyarakat dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada disekitar. Disela-sela acara, dilaksanakan penandatanganan MoU antara pemerintah Kota Bengkulu dan 42 Rektor PTM/A se-Indonesia. Rektor UM Buton Dr. Wa Ode Alzarliani, setelah penandatangan MoU menyatakan apresiasinya kepada Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Pemerintah Bengkulu, dan Panitia Pusat dan daerah atas kerja keras dan semangatnya dalam.menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Mewakili sivitas akademika UM Buton, saya sangat mengapresiasi penyambutan yang hangat dari Walikota Bengkulu, Bapak Helmi Hasan untuk peserta KKNMu Untuk Negeri selama berada di Bengkulu. Kami sangat terkesan dengan program Walikota Bengkulu yang memakmurkan masjid dengan konsep kebahagiaan, jadi di masjid dengan adanya kegiatan ini masjid di buka 24 jam” ucap Rektor Al Zarliani.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti mahasiswa dalam negeri, namun ada keiikutsertaan dari mahasiswa asal Korea dan Thailand yang menempuh studi di UM Purwokerto. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *