98 Utusan dari 49 Perguruan Tinggi Ikuti Verifikasi dan Validasi PDDIKTI di UM Buton
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menjadi tuan rumah pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Laporan PDDIKTI Periode 2025/2026 Genap Gelombang 2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Jumat (11/9/2026) yang berlangsung di Aula Pertemuan Gedung B UM Buton. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah IX dalam memastikan kualitas dan kesesuaian pelaporan data pendidikan tinggi pada perguruan tinggi di wilayah kerjanya.
Berdasarkan daftar peserta dalam surat undangan LLDIKTI Wilayah IX Nomor 2809/DST/LL9/DS.00.02/2026, kegiatan tersebut diikuti oleh 98 utusan dari 49 perguruan tinggi. Setiap perguruan tinggi mengirimkan dua orang yang terdiri dari unsur bidang akademik serta penanggung jawab atau pengelola PDDIKTI.
Perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara. Peserta mencakup universitas, institut, sekolah tinggi, akademi, hingga politeknik. Beberapa di antaranya adalah Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Universitas Sulawesi Tenggara, Universitas Lakidende Unaaha, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muslim Buton, Universitas Mandala Waluya, Universitas Karya Persada Muna, hingga sejumlah perguruan tinggi lainnya di Kendari, Baubau, Kolaka, Muna, Wakatobi, Bombana, dan daerah lain di Sulawesi Tenggara.
Selain menjadi tuan rumah, UM Buton turut mengirimkan dua utusan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari keterlibatan universitas dalam proses penguatan tata kelola dan validasi data pendidikan tinggi.
Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LLDIKTI Wilayah IX yang menjadikan UM Buton sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Rektor menekankan bahwa pengelolaan data pendidikan tinggi merupakan bagian penting dari tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya, data yang akurat dan valid tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi kewajiban pelaporan, tetapi juga menjadi dasar dalam mendukung perencanaan, evaluasi, peningkatan mutu, serta pengambilan kebijakan di lingkungan perguruan tinggi.
Ia juga menyambut baik kehadiran para pengelola PDDIKTI dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara. Forum tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, sekaligus menyamakan pemahaman terkait pengelolaan data pendidikan tinggi.
“UM Buton menyambut baik pelaksanaan Verifikasi dan Validasi PDDIKTI ini. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh perguruan tinggi peserta, khususnya dalam memastikan data yang dilaporkan akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi akademik masing-masing perguruan tinggi,” ujar Rektor.
Kegiatan dilanjutkan dengan proses Verifikasi dan Validasi Laporan PDDIKTI yang dilakukan oleh Tim Sistem Informasi dan PDDIKTI LLDIKTI Wilayah IX. Proses verifikasi berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 09.30–12.00 WITA, kemudian dilanjutkan setelah waktu istirahat, salat, dan makan (ISHOMA) pada pukul 13.00–15.30 WITA. Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 15.30–16.00 WITA.
Verifikasi dan validasi tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan laporan PDDIKTI yang disampaikan perguruan tinggi memiliki kesesuaian dan dapat dipertanggungjawabkan. Bagi perguruan tinggi, kualitas pengelolaan PDDIKTI memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan berbagai aspek tata kelola pendidikan tinggi. Karena itu, diperlukan koordinasi antara pimpinan, bidang akademik, dan pengelola PDDIKTI agar data yang dilaporkan dapat dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan di UM Buton juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang semakin baik. Kehadiran 98 utusan dari 49 perguruan tinggi menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan data sekaligus mendukung peningkatan kualitas administrasi akademik di perguruan tinggi.
Rektor UM Buton berharap hasil kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang tertib, akurat, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu. UM Buton siap terus mendukung berbagai program yang mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara,” harapnya.
Melalui pelaksanaan Verifikasi dan Validasi PDDIKTI ini, UM Buton kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan tata kelola pendidikan tinggi serta membangun kolaborasi yang positif dengan LLDIKTI Wilayah IX dan perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.
