Professional, Global, Entrepreneurship

Mahasiswa dan Dosen UM Buton Borong Best Paper & Best Presenter di Seminar Nasional IKATI 6

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton). Dalam ajang Seminar Nasional IKATI 6 yang mengusung tema “Integrasi Teknologi Cerdas dan Inovasi Sosial Menuju Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta), mahasiswa dan dosen UM Buton berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Best Paper dan Best Presenter.

Kegiatan ini menjadi forum ilmiah strategis yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi gagasan serta solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan di era digital.

Penghargaan Best Paper berhasil diraih oleh tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UM Buton, yaitu:

  • Rafina
  • Maulid Nadian Putrini

Melalui karya ilmiah berjudul:
“Kelayakan dan Respon Pengguna terhadap Video Pembelajaran Fotosintesis untuk Siswa SMP”,

Penelitian ini dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi dengan pendekatan yang aplikatif dan relevan bagi dunia pendidikan.

Tim mahasiswa ini dibimbing oleh Dyah Pramesthi Isyana Ardyati, S.Pd., M.Pd., yang turut berperan dalam mengarahkan kualitas metodologi dan substansi penelitian.

Dalam keterangannya, Dyah Pramesthi menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa bimbingannya.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UM Buton memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdampak. Harapannya, ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan riset yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, prestasi juga diraih oleh dosen UM Buton, Dr. Tri Astuti, yang berhasil memperoleh penghargaan Best Presenter.

Penghargaan ini diraih melalui pemaparan karya ilmiah berjudul:
“Literatur Review: Hambatan dan Tantangan Wirausaha Perempuan”,
yang ditulis bersama tim peneliti lintas institusi.

Presentasi yang disampaikan dinilai unggul dari segi penguasaan materi, kejelasan analisis, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis dan komunikatif.

Dr. Tri Astuti menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Ini bukan hanya capaian personal, tetapi juga representasi dari komitmen UM Buton dalam mendorong riset yang responsif terhadap isu-isu sosial, khususnya pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan,” ungkapnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa dan dosen UM Buton. Ini menjadi bukti bahwa kualitas akademik dan riset di UM Buton terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa universitas akan terus mendorong budaya riset dan inovasi sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi.

Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa UM Buton tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga pada pengembangan riset yang berkualitas dan berdampak.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah nasional, UM Buton terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan isu sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

Bagikan Berita