Professional, Global, Entrepreneurship

PKKMB UM Buton 2026 Hari Kedua Kenalkan Ormawa dan Deklarasikan Kampus Bebas Narkoba serta Kekerasan Seksual

Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) 2026 memasuki hari kedua pada Kamis (24/9/2026). Bertempat di Gedung Convention Center UM Buton, kegiatan diarahkan untuk memperkenalkan organisasi kemahasiswaan sekaligus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba serta kekerasan seksual.

Memasuki hari kedua, mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kehidupan akademik. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai ruang pengembangan diri melalui Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang berada di lingkungan UM Buton.

Kegiatan diawali dengan pengenalan sejumlah Ormawa. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) memperkenalkan visi dan misi organisasi serta berbagai aktivitas alam bebas yang menjadi bagian dari kegiatan mereka.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru diajak mengenal Mapala sebagai salah satu wadah untuk mengembangkan minat, pengalaman, kerja sama tim, sekaligus aktivitas kemahasiswaan di luar ruang perkuliahan.

Pengenalan dilanjutkan oleh Lembaga Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa (LKIM). Organisasi ini memperkenalkan visi, misi, tujuan, serta para anggotanya kepada mahasiswa baru.

Pengenalan Ormawa menjadi bagian penting dalam PKKMB UM Buton 2026. Mahasiswa diberikan ruang untuk mengenal pilihan aktivitas kemahasiswaan yang dapat mendukung pengembangan potensi, kreativitas, pengalaman organisasi, dan kemampuan bekerja sama.

Selain pengenalan Ormawa, PKKMB hari kedua memberikan perhatian pada aspek keamanan dan perlindungan mahasiswa melalui sesi edukasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus.

Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan saling menghormati.

Mahasiswa juga diarahkan untuk memahami hak dan perlindungan diri selama menjalani proses pendidikan di lingkungan kampus. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang sehat serta mendorong keberanian untuk mencegah dan melaporkan berbagai bentuk kekerasan seksual.

Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau, Alamsyah, S.Sos., M.Si.

Dalam pemaparannya, Alamsyah menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bersih dari penyalahgunaan narkoba maupun kekerasan seksual.

“Mahasiswa baru harus menjadi agen perubahan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berani menolak penyalahgunaan narkoba dan segala bentuk kekerasan di sekitar kita,” tegas Alamsyah di hadapan peserta.

Pesan tersebut menjadi penguatan bagi mahasiswa baru bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab untuk membangun lingkungan sosial yang sehat, saling menghormati, dan bebas dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Rangkaian PKKMB UM Buton hari kedua kemudian ditutup dengan momentum deklarasi. Mahasiswa baru secara serentak membacakan ikrar kampus bersih narkoba dan bebas kekerasan seksual yang dipimpin oleh perwakilan mahasiswa baru.

Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga lingkungan UM Buton dari penyalahgunaan narkoba serta segala bentuk kekerasan seksual.

Setelah kegiatan di Gedung Convention Center selesai, mahasiswa baru kemudian bergabung menuju gedung fakultas masing-masing. Tahap ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan akademik di tingkat fakultas sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan program studi dan fakultas masing-masing.

Rangkaian PKKMB UM Buton 2026 hari kedua memperlihatkan bahwa pengenalan kehidupan kampus tidak berhenti pada pengenalan fasilitas dan aktivitas akademik. Mahasiswa baru juga dibekali ruang untuk mengembangkan diri melalui Ormawa serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan kampus.

Melalui pengenalan organisasi, edukasi pencegahan kekerasan seksual, sosialisasi bahaya narkoba, dan deklarasi bersama, UM Buton mendorong mahasiswa baru untuk tumbuh sebagai insan akademik yang aktif, berkarakter, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Rangkaian PKKMB 2026 selanjutnya akan menjadi bagian dari proses awal mahasiswa baru dalam mengenal lebih dekat kehidupan akademik dan kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Buton.

Bagikan Berita