Professional, Global, Entrepreneurship

Rapat Kerja UM Buton 2026/2027 Ditutup, Rektor dan BPH Dorong Komitmen dan Aksi Nyata

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) resmi menutup rangkaian Rapat Kerja Penyusunan Program Kerja dan Anggaran Tahunan UM Buton Tahun 2026/2027. Kegiatan ditutup pada Sabtu malam (12/9/2026) sekitar pukul 21.00 WITA di Executive Bungalow, Villa Nirwana Baubau.

Rapat kerja yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, menjadi forum strategis bagi pimpinan universitas, fakultas, program studi, biro, dan lembaga untuk menyusun arah program kerja serta anggaran UM Buton Tahun 2026/2027.

Agenda rapat kerja dirancang dalam tiga tahapan. Hari pertama dah kedua dilakansakan di Kampus 1 UM Buton yang berfokus pada pembahasan dan sinkronisasi program kerja dan pembahasan anggaran. Sedangkan hari ketiga diarahkan pada finalisasi program prioritas, penegasan penanggung jawab, komitmen capaian target, pengesahan hasil rapat kerja, dan penutupan yang dilaksanakan di Villa Nirwana Baubau.

Rapat kerja ini diikuti unsur pimpinan dan pengelola unit di lingkungan UM Buton, mulai dari Ketua dan Anggota BPH, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga dan Unit, Ketua Program Studi, hingga perwakilan anggota lembaga dan unit.

Selama pelaksanaan rapat kerja, setiap unit didorong untuk menyusun program yang selaras dengan prioritas universitas. Pembahasan tidak hanya berorientasi pada jumlah kegiatan, tetapi juga diarahkan pada target, penanggung jawab, kebutuhan anggaran, serta tindak lanjut yang jelas.

Fakultas dan unit memaparkan program kerja masing-masing. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan sinkronisasi kebutuhan fakultas dan program studi dengan program biro dan lembaga. Forum juga mengidentifikasi program lintas unit serta potensi kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bersama.

Memasuki pembahasan anggaran, rapat kerja mengevaluasi realisasi anggaran Tahun 2025/2026 serta membahas proyeksi kemampuan keuangan universitas. Selanjutnya ditetapkan pagu anggaran fakultas, program studi, biro, dan lembaga sebagai dasar finalisasi RKAT UM Buton Tahun 2026/2027.

Setelah seluruh rangkaian pembahasan dan finalisasi selesai, Ketua BPH UM Buton, Drs. H. Sabir, M.Si., memberikan arahan kepada seluruh peserta rapat kerja.

Dalam arahannya, Ketua BPH menekankan bahwa hasil rapat kerja tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan. Seluruh program yang telah disepakati harus diterjemahkan menjadi kerja nyata dengan penuh tanggung jawab.

Ia mendorong seluruh pimpinan dan pengelola unit untuk menjaga komitmen terhadap target yang telah ditetapkan. Setiap unit juga diharapkan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi serta membangun koordinasi agar program prioritas universitas dapat terlaksana secara efektif.

Arahan tersebut sejalan dengan agenda hari ketiga yang secara khusus menetapkan program prioritas universitas, penanggung jawab pelaksanaan, serta Dokumen Komitmen Capaian Target Kinerja Tahun 2026/2027. Dokumen komitmen tersebut kemudian ditandatangani oleh pimpinan terkait sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal hasil rapat kerja.


Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., dalam arahan akhirnya menyampaikan bahwa rapat kerja merupakan momentum untuk menyatukan langkah seluruh sivitas akademika.

Menurut Rektor, program kerja yang telah disusun harus menjadi instrumen untuk menggerakkan universitas secara lebih terarah. Karena itu, setiap pimpinan unit memiliki tanggung jawab untuk memastikan program yang telah disepakati dapat dilaksanakan dan dievaluasi secara berkelanjutan.

“Rapat kerja ini bukan sekadar menyusun program dan anggaran. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil yang telah kita sepakati dapat menjadi komitmen bersama untuk membawa Universitas Muhammadiyah Buton terus bergerak maju,” ujar Rektor.

Rektor juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarsatuan kerja. Menurutnya, pencapaian target universitas tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja bersama antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, biro, lembaga, dan seluruh sivitas akademika.

“Mari kita kawal bersama program yang telah ditetapkan. Setiap target harus memiliki penanggung jawab, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, dan dievaluasi agar memberikan hasil yang nyata bagi kemajuan UM Buton,” tambahnya.

Rangkaian rapat kerja kemudian ditutup secara resmi setelah pembacaan dan pengesahan rumusan hasil Rapat Kerja Tahun 2026/2027 serta penandatanganan komitmen capaian target kinerja oleh pimpinan terkait. Agenda tersebut menjadi penanda bahwa proses perencanaan telah diarahkan pada tahap implementasi.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut juga dihadiri oleh BPH dan para pendiri UM Buton. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan moral dan kelembagaan terhadap proses pengembangan universitas.

Bagi UM Buton, rapat kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus menyatukan persepsi seluruh unsur universitas dalam menghadapi tahun kerja 2026/2027.

Dengan program yang lebih terarah, anggaran yang terukur, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta komitmen bersama, UM Buton optimistis dapat terus melangkah maju dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, dan menghadirkan kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat.

Bagikan Berita