
UM Buton Gelar Seminar Internasional dan Jalin Kerja Sama dengan ACLA
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menunjukkan langkah nyata dalam memperluas jejaring internasional dengan menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Integration of Cultural, Environmental, Architectural and Another Aspects of Design in Asian Cultural Landscape for Sustainable Tourism” pada Senin, 25 Agustus 2025, bertempat di Aula Gedung B UM Buton.
Acara ini tidak hanya menghadirkan para akademisi lintas negara, tetapi juga menjadi momentum penting bagi UM Buton dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asian Cultural Landscape Association (ACLA).
Seminar internasional ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama, di antaranya:
Prof. Cun Hyun Jin, Ph.D. (President of ACLA, Lecturer at Nanjing Aeronautics and Astronautics University, China)
Chun Hong Duk, MA. (Chairman of ICF, Korea)
Kwang Minju, BA. (Project Manager of ICF, Korea)
Dr. Ho Thi Than Nhan (Lecturer at Faculty of Art & Design, Van Lang University, Vietnam)
Imran Kudus, M.Sc., S.Pd. (Lecturer UM Buton, Indonesia)
Andy Arya MW, S.IP., M.Si. (Lecturer UM Buton, Indonesia)
Para narasumber menyampaikan materi yang berfokus pada integrasi budaya, lingkungan, arsitektur, serta aspek desain lainnya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Asia. Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari dosen, mahasiswa, dan tamu undangan.
Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen UM Buton untuk memperluas perspektif global sivitas akademika.
“Kegiatan ini bukan hanya ruang diskusi akademik, tetapi juga peluang strategis untuk membangun kolaborasi internasional. Melalui kerja sama dengan ACLA, kita berharap dapat memperkuat penelitian, publikasi, dan pengembangan keilmuan yang relevan dengan isu-isu global, khususnya dalam bidang pariwisata berkelanjutan dan budaya,” ungkap Rektor.
Sementara itu, Vice President of ACLA Indonesia, Ray March Syahadat, S.P., S.Ling., M.Si., MM., menyampaikan apresiasi tinggi kepada UM Buton atas inisiatif dan keterbukaannya.
“Kerja sama ini adalah pintu bagi pertukaran gagasan dan riset yang berkelanjutan. Kami berharap UM Buton dapat menjadi bagian penting dari jejaring internasional ACLA dalam melestarikan lanskap budaya Asia sekaligus menguatkan kontribusi akademik di tingkat global,” ujarnya.
Melalui seminar ini, UM Buton menegaskan posisinya sebagai kampus berwawasan global yang tidak hanya berperan dalam pendidikan lokal dan nasional, tetapi juga aktif membangun reputasi internasional. Penandatanganan MoU dengan ACLA menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih luas di bidang penelitian, pengembangan kurikulum, serta promosi budaya dan pariwisata berkelanjutan.